Pelestari: New 'Pemulung' Identity

Mar 08, 2022

Pelestari: New 'Pemulung' Identity

Mungkin sebagian asumsi masyarakat berpikir bahwa apa yang di kerjakan oleh pemulung tidak memberikan hasil yang signifikan untuk perekonomian kota. Namun pada nyatanya, Pemulung tidak hanya sekedar bekerja menggali tempat pembuangan sampah ataupun menjadi ujung tombak dari sistem ekonomi, melainkan pekerja yang menjadi jantung kota dalam memaksimalkan kebersihan kota dengan melakukan upaya pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dengan mengambil semua jenis sampah yang masih memiliki nilai jual untuk mengurangi tumpukan sampah yang terbuang dengan sia-sia.

 

Pekerjaan pemulung tidaklah mudah. Mereka memiliki tekad dan niat baik meski mereka harus mempertaruhkan kesehatan mereka dengan bekerja di lingkungan penuh campuran sampah yang memberikan reaksi gas metana, sehingga mereka harus menanggung resiko menghirup gas tersebut. Meski yang dihasilkan tidak seberapa, bukan berarti hal tersebut mematahkan semangat mereka untuk terus bekerja untuk memenuhi taraf hidupnya.

 

Memasuki era digital membuat Octopus tergerak untuk pengambilan barang daur ulang dalam sentuhan layar handphone. Hal ini turut menginspirasikan Octopus Indonesia untuk melibatkan mereka agar tetap bekerja melindungi dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan cara yang berbeda dengan memberikan nama Pelestari, sebuah singkatan dari ‘Pahlawan Biru Penjaga Alam tetap Lestari’. Octopus memastikan mereka bekerja di lingkungan yang lebih sehat, karena mereka adalah bagian dari ekosistem dalam merubah barang pasca-konsumen yang layak di daur ulang menjadi barang baru yang dapat digunakan kembali kedepannya, dengan merekrut Pelestari dan memberikan pelatihan sesuai dengan standar SOP, menggunakan seragam rompi Pelestari, serta melakukan pengambilan barang daur ulang dengan mendatangkan titik lokasi yang sesuai dengan pesanan user Octopus.

 

Dengan harapan kedepannya lingkungan Indonesia bisa bebas dari pencemaran sampah, Octopus bertujuan untuk merubah asumsi masyarakat akan pekerja pengangkut sampah. Karena sejatinya, mereka adalah pahlawan yang peduli dengan alam agar selalu lestari, ikut turut serta dalam aksi menyelamatkan bumi bebas sampah untuk masa depan pengelolaan lingkungan kota yang lebih sehat, dan memiliki peran yang besar akan perubahan Indonesia yang lebih baik.