Peran Penting UMKM bagi Ekonomi dan Lingkungan


SME atau Small and Medium-size Enterprise adalah istilah internasional dari usaha produktif yang dijalankan secara mandiri. Kita mengenalnya dengan istilah usaha kecil menengah atau UKM, namun kita memperluas skalanya dengan menambahkan usaha mikro menjadi UMKM.


Peran UMKM sangat penting terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini tidak hanya berpengaruh terhadap perekonomian di negara berkembang tetapi juga di negara-negara maju. Bahkan di Eropa, UMKM telah menjadi raja perekonomian mereka.

Hadirnya UKM ini juga telah menyerap lebih banyak tenaga kerja dibandingkan usaha besar. Indonesia mencatat sekitar 8,17 juta UMKM telah terdaftar dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 97% dan berhasil menyumbang PDB 60% di tahun 2022.

Potensi besar yang dimiliki UMKM di Indonesia dinilai sangat penting untuk ditingkatkan. Kementerian Koperasi dan UKM mendorong para pemilik usaha untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi. Salah satu program prioritas pemerintah untuk mengembangkan UMKM adalah Rumah Produksi Bersama.

Program Rumah Produksi Bersama ini mendorong para pemilik usaha agar bisa menerapkan konsep UMKM hijau karena meminimalisir proses produksi berlebih sehingga bisa berdampak positif bagi lingkungan. Sejalan dengan itu, Octopus menjembatani para pemilik usaha agar bisa mewujudkan konsep UMKM hijau melalui program BisnisHUB.

 

BisnisHUB adalah program Hijau Untuk Bumi dengan mengelola sampah/kemasan bekas pakai yang ada di outlet melalui proses penjemputan oleh Pelestari. Program ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi para pemilik usaha agar sampah/kemasan bekas pakainya bisa didaur ulang dan tidak berakhir di TPA.


Program BisnisHUB dari Octopus ini bisa dimanfaatkan oleh para pemilik usaha khususnya yang berkecimpung dalam bisnis F&B (Food and Beverages). Pendaftarannya bisa dilakukan melalui aplikasi Octopus dengan registrasi sebagai akun bisnis. Info lengkap, kunjungi Octopus BisnisHUB.